Kamis, 24 Agustus 2017

Mengkonfigurasi keamanan pada switch di Cisco Packet Tracer


Nama : Fauzan Fiqriansyah  
Kelas : XI TKJ 2  
Sekolah : SMKN 13 BANDUNG
Judul : Mengkonfigurasi keamanan pada switch di Cisco Packet Tracer
Guru :
  • Bu Rita Hartati
  • Pak Atep Aulia Rahman
Mata Pelajaran : Administrasi Infrastruktur Jaringan

Tanggal : 13 -08 -2017
 

TUJUAN :

-          Mengenali konfigurasi switch dengan mode CLI
-          Memahami konfigurasi keamanan switch cisco di cisco packet tracer
-          Mengetahui cara memberikan password pada perangkat switch yang anda miliki


KONSEP DASAR  :

Password pada cisco digunakan untuk memberikan keamanan akses terhadap perangkat cisco agar tidak ada sembarangan user mengakses dan mengganti konfigurasi yang telah ada. Password pada switch maupun router dibagi menjadi 2 yaitu password pada saat masuk kedalam user EXEC dan privileged EXEC. Contoh password padaswitch :
1.      Console Password (User EXEC password)
2.      Enable Password (Priviledged EXEC password).
3.      Enable Secret (Priviledged EXEC password).
4.      Telnet Password

Perbedaan dari Enable Password dan Enable secret yaitu :
-          Enable Password : Setting password tanpaenkripsi
-          Enable Secret : Setting password menggunakan enkripsi


LANGKAH KERJA :


1. Mengkonfigurasi keamanan pada switch di Cisco Packet Tracer.


PEMBAHASAN :


1. Console Password
Untuk mengkonfigurasi Console password pada switch kertikan perintah seperti berikut.
Switch>enable
Switch#configure terminal
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Switch(config)#line console 0
Switch(config-line)#password ciscocan
Switch(config-line)#exec-timeout 5 0
Switch(config-line)#login local
Switch(config-line)#exit
Switch(config)#exit
Switch#
%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console
Exit
Ketika kita masuk ke konfigurasi maka akan muncul seperti gambar berikut.


2. Enable Password
Untukmengkonfigurasi Enable Password pada switch kertikanperintahsepertiberikut.
Switch>enable
Switch#configure terminal
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Switch(config)#enable password fauzan
Switch(config)#exit
Switch#
%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console
Exit
Ketika kita masuk ke perintah enable maka akan muncul seperti gambar berikut.


3. Enable Secret
Untukmengkonfigurasi Enable Secret pada switch kertikan perintah seperti berikut.
Switch>enable
Switch#configure terminal
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Switch(config)#enable secret fiqriansyah
Switch(config)#exit
Switch#
%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console
Exit
Ketika kita masuk ke perintah enable akan muncul seperti gambar berikut.


4. Telnet Password
Untukmengkonfigurasi Enable Password pada switch kertikanperintahsepertiberikut.
Switch>enable
Switch#configure terminal
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Switch(config)#line vty 0 4
Switch(config-line)#password fauzan
Switch(config-line)#exec-timeout 5
Switch(config-line)#login

KESIMPULAN :

Password pada cisco digunakanuntukmemberikankeamananaksesterhadapperangkat cisco agar tidakadasembarangan user mengaksesdanmenggantikonfigurasi yang telahada. Password pada switch maupun router dibagimenjadi2 yaitu password padasaatmasukkedalam user EXEC dan privileged EXEC.Contoh password yang termasukkedalam user EXEC yaitu Enable Password dan Enable Secret sedangkancontoh password yang termasukkedalampriviledged EXEC yaitu Console Password. Perbedaandari Enable Password dan Enable Secret yaitu Enable secret lebihamandaripada Enable Password karena Enable Secret terenkripsisedangkan Enable Password tidakterenkripsi

 DAFTAR PUSTAKA :


Rabu, 23 Agustus 2017

Menginstall Active Directory Domain Services dan Menambah Host baru di DNS Server Windows Server 2008


Nama : Fauzan Fiqriansyah  
Kelas : XI TKJ 2  
Sekolah : SMKN 13 BANDUNG
Judul : Menginstall Active Directory Domain Services dan Menambah Host baru di DNS Server Windows Server 2008.
Guru :
  • Bu Rita Hartati
  • Pak Kuwat Santoso
  • Bu Nur Fauziah
Mata Pelajaran : Administrasi Server Jaringan

Tanggal : 13 -08 -2017


TUJUAN :

- Memahami dan bisa melakukan penginstallan Active Directory Domain Servicesdi Windows Srver 2008.
- Memahami dan bisa melakukan Menambah Host baru di DNS Server di Windows Srver 2008.



KONSEP DASAR :


Active Directory adalah directory service yang menyimpan konfigurasi jaringan baik user, group, komputer, hardware, serta berbagai policy keamanan dalam satu database terpusat. Peranan Active Directory dalam jaringan dapat diumpamakan sebagai bukutelepon, yang menyimpan daftar alamat dalam informasi penting untuk mengenali berbagai obyek dalam jaringan.

Windows Server 2008 memiliki 5 buah fitur Active Directory dibanding dengan versi sebelumnya, dimana masing – masing mempunyai sebuah role dalam peningkatan Active Directory, yaitu Active Directory Domain Services (ADDS), Active Directory Certificate Services (ADCS), Active Directory Right Management Services (ADRMS), Active Directory Federation Services (ADFS), dan Active Directory Lightweight Directory Services (ADLDS).

Fasilitas Active Directory Domain Services berperan penting pada system operasi windows server 2008, juga dapat memberikan sebuah keamanan akses security yang dikelola secara infrastruktur yang canggih. ADDS menyediakan distribusi database yang menyimpan dan mengelola informasi tentang jaringan serta aplikasi yang digunakan. Fasilitas Active Directory User and Computer berperan untuk memberikan hak akses sumber daya jaringan kepada para pengguna, maka harus dibuat user dan grup untuk tiap – tiap pengguna.

Windows server 2008 mengenali seorang pengguna serta hak yang dimilikinya berdasarkan user dan grup yang telah dibuat. Secara default, computer akan menyediakan dua buah account user serta beberapa grup account. User account yang disediakan adalah user administrator dan user guest. Beberapa account dapat digabungkan dalam satu grup yang berfungsi mengelompokkan account ke dalam suatu kelompok tertentu sesuai dengan hak yang diberikan.




LANGKAH KERJA :

Menginstall Active Directory Domain Services

1. klik start -> Administrative Tool ->Server manager.
2. pada bagian roles summary, klik Add roles nanti akan keluar seperti gambar berikut. Lalu klik next.


3. lalu centang pada baagian Active directory domain service



4. klik Next -> Klik Next lagi -> Lalu klik Instal. Dan tunggu sampai penginstallannya berhasil.



5. Setelah selesai akan muncul seperti gambar dibawah ini. Dan klik Close


6. Setelah itu buka Run -> dan ketikan dcpromo.exe -> klik OK

7. pada bagian itu klik next-next saja, tetapi pada bagian Name the Forest Root domain, anda harus memberi nama domain, terserah anda ingn membuat nama domain seperti apa. disini saya membuat nama domainnya yaitu fauzan.com


8. Kemudian klik Next -> pada bagia forest functional level anda pilih Windows Server 2008.


9. Klik Next -> Klik Next -> Klik No, I will assin static IP addresses to all physical network adapters



10. Klik yes pada langkah selanjutnya



11. kemudian klik next saja pada bagian location for database -> kemudian masukkan password untuk Adminidtrator -> setelah itu klik next dan klik next lagi.



12. dan kemudian tunggu sampai penginstallan berhasil dan jangan lupa centang pada bagian reboot on completion.



13. Setelah berhasil, komputer anda akan reboot. Dan selamat anda sudah berhasil menginstall Active Directory Domain Services.




Menambah Host baru di DNS Server

1. Klik start -> Administrative Tools -> Server Manager.

2. Kemudian di samping kiri klik option plus pada bagian roles.



3. Lalu klik option plus DNS Server -> DNS -> Nama DNS komputer anda -> Forward Lookup Zones -> klik kanan pada nama forest root domain anda -> dan klik New Host (A or AAA)...



4. Lalu beri nama untuk host baru anda dan masukkan IP address client anda



5. Dan selesai. Anda sudah menambah host baru di ds server.




KESIMPULAN :

Active Directory adalah directory service yang menyimpan konfigurasi jaringan baik user, group, komputer, hardware, serta berbagai policy keamanan dalam satu database terpusat.Windows Server 2008 memiliki 5 buah fitur Active Directory dibanding dengan versi sebelumnya, dimana masing – masing mempunyai sebuah role dalam peningkatan Active Directory, yaitu Active Directory Domain Services (ADDS), Active Directory Certificate Services (ADCS), Active Directory Right Management Services (ADRMS), Active Directory Federation Services (ADFS), dan Active Directory Lightweight Directory Services (ADLDS).



Sekian dari postingan tentang Menginstall Active Directory Domain Services dan Menambah Host baru di DNS Server semoga bermanfaat dan SELAMAT MENCOBA.






DAFTAR PUSTAKA :

http://sobarudinfile.blogspot.co.id/2015/04/pengertian-dan-fungsi-active-directory.html

Menginstall Windows Server 2008 dan mengkoneksikan client - server.


Nama : Fauzan Fiqriansyah  
Kelas : XI TKJ 2  
Sekolah : SMKN 13 BANDUNG
Judul : Menginstall Windows Server 2008 dan mengkoneksikan client - server.
Guru :
  • Bu Rita Hartati
  • Pak Kuwat Santoso
Mata Pelajaran : Administrasi Server Jaringan
Tanggal : 13 -08 -2017
  TUJUAN :
  • Mengenal dan memahami Windows Server 2008
  • Memahami cara penginstallan Windows Server 2008 di virtual box
  • Memahami cara mengkoneksikan client ke server
KONSEP DASAR : Windows Server 2008 adalah system operasi jaringan berasis GUI yang dirilis pada tanggal 27 Februari 2008. Sistem Operasi ini merupakan pengembangannya dari versi sebelumnya dari windows server 2003. Windows server 2008 memiliki kode yang sama dengan windows vista. Karenanya windows server 2008 memiliki artisetur dan fungsionalitas yang sama dengan windows vista, dan hal-hal yang dimiliki windows vista juga dimiliki oleh windows server 2008, Contohnya adalah network stack yang ditulis lagi dari awal (IPv6, Jaringan Wireless, Kecepatan, dan peningkatan keamanan), instalasi yang lebih mudah, dll. Fitur utama yang menjadi keunggulan windows server 2008 ini adalah penyederhanaan tugas administrasi. Kelebihan windows server 2008 itu sendiri yaitu :
  • Windows server 2008 bisa digunakan tanpa GUI juga, yaitu dengan menggunakan powershell.
  • Pengguna dapat memilih fungsi – fungsi yang dibutuhkannya saja atau menambah fungsi – fungsi lainnya, jika membutuhkannya sewktu – waktu tanpa harus menginstall ulang
  • Lebih aman dalam mengendalikan laju informasi
  • Didesain agar kompatibel dengan system operasi terdahulu seperti MS. DOS, IBM OS/2
  Disini saya akan membahas tentang cara penginstallan windows server 2008 di virtual box. Dan membahas tentang bagaimana cara menghubungkan/mengkoneksikan antar client dengan server? Simak berikut ini.  

LANGKAH KERJA :

CARA MENGINSTALLASI WINDOWS SERVER 2008 DI VIRTUAL BOX

  1. Buka virtual box -> Pilih New -> Masukkan Name -> untuk version, anda bebas untuk memilih system operasi apapun, asalkan pada file iso yang akan kita masukkan haruslah Windows Server 2008.
  2. Lalu pilih ukuran RAM, disini saya menggunakan RAM 1 GB.
  3. Lalu pilih/klik Create a virtual hard disk now pada content hardisk, dan click Create.
  4. Pilih type VDI (Virtual Disk Image) -> Next.
  5. Klik dynamically allocated ->
  6. Pilih ukuran hard disk sesuai kebutuhan anda, disini saya menggunakan hardisk sebesar 25 GB. Lalu klik Create.
  7. Setelah itu, pilih menu settings -> storage -> di storage tree terdapat gambar cd yangbertuliskan Empty lalu klik itu -> dan pada bagian Attributes terdapat gambar cd juga lalu klik cd itu -> Choose virtual optical disk file -> Masukkan file iso windows server 2008nya -> klik Ok.
  8. Klik start -> lalu tunggu sampai muncul seperti gambar berikut.
  9. Pada bagian language to install dan keyboardnya biarkan default saja. Namun yang saya rubah hanyalah pada bagian Time and Currency format saja menjadi Indonesian (Indonesia). Lalu klik Next -> Install Now.
  10. Pada munculan seperti gambar berikut. Hilangkan saja centang pada bagian Automatically Activate Windows when I’m online. Lalu klik next -> klik no.
  11. Pada selanjutnya saya memilih edisi Windows Server 2008 Enterprise (Full Installation). Lalu centang pada bagian I Have selected the Edition of Windows that I purchased -> klik next.
  12. Pada selanjutnya centang I accept the license terms, lalu klik next.
  13. Kemudian pada selanjutnya kita pilih type installation custom karena kita akan mempartisi harddisk tersebut menjadi dua partisi.
  14. Pada bagian partisi, jika kita ingink membaginya kita pilih drive option -> New. Nah, disini saya akan membagi menjadi dua partisi. Saya sarankan pada partition 1(drive C;) harus lebih besar dari partition 2 (drive D;), disini saya akan membaginya 60% untuk drive C; dan 40% untuk drive D; setelah membaginya menjadi dua partisi seperti gambar berikut. Lalu klik next saja.
  15. Kemudian tunggu sampai installasinya selesai.
  16. Pada selanjutnya kalian diperintahkan untuk memasukkan password untuk memasukkan password untuk Administrator. Beba untuk masukkan passwordnya asalkan harus ada huruf capital, karakter, dan angka.
  17. Selamat anda Berhasil Menginstall Windows Server 2008.

Cara Mengkoneksikan Client - Server di Windows Server 2008

Setelah selesai menginstall windows server 2008. Disini saya akan membahas lagi cara mengkoneksikan antara client - server. Saya akan menggunkan Windows Server 2008 di virtual box sebagai server dan OS bawaan PC/laptop sendiri sebagai client. saya menggunakan OS Windows 10 sebagai Client.
  1. Turn off kan Windows Firewall dari kedua OS tersebut. Untuk Windows server cara mereturn-offkan windows server 2008 yautu dengan cara : start -> control panel -> Windows Firewall -> Turn windows firewall on or off -> lalu klik off -> ok.dan cara untik mereturn-offkan firewall di windows 10 yaitu : klik control panel -> system and security -> Windows Firewall -> Turn windows firewall on or off -> Turn off kan windows firewall di private network dan public network -> klik Ok.
  2. Lal setting ip address pada windows server dengan cara : klik start -> control panel -> network dan sharing center -> Manage network connections -> Local Area Connections -> Properties -> IP version 4 -> Use the following Ip address -> masukkan IPnya terserah anda, saya memasukkan IP 192.168.0.7 dan subnetting masknya 255.255.255.0, seperti gambar berikut. Lalu klik OK.
  3. Selanjutnya pada menu di virtual box, klik file -> preferences -> Network -> klik Host - Only Network -> klk 2 kali pada Virtual Host - Only Ethernet adapter -> setting IP lagi, saya memasukkan IP 192.168.0.1 dan subnetting masknya 255.255.255.0 -> klik Ok dan Ok lagi untuk menyimpan settingannya.
  4. Setelah itu klik Device pada menu virtual box -> Network -> di adapter 1 pada bagian attached to pilih Host only Adapter -> lalu klik option advanced -> pada bagian promiscuous Mode pilih allow all dan centang pada bagian cable connected -> klik Ok.5. Setelah itu cek apakah client sama server sudah terhubung dengan cara ping ip kedua ip tersebut di cmd client dan di cmd server. Jika terhubung akan muncul seperti gambar berikut.
6. Selesai Client dan server sudah terhubung   KESIMPULAN Windows Server 2008 adalah system operasi jaringan berasis GUI yang dirilis pada tanggal 27 Februari 2008. Sistem Operasi ini merupakan pengembangannya dari versi sebelumnya dari windows server 2003. Windows server 2008 memiliki kode yang sama dengan windows vista. Kelebihan windows server 2008 itu sendiri yaitu :
  • Windows server 2008 bisa digunakan tanpa GUI juga, yaitu dengan menggunakan powershell.
  • Pengguna dapat memilih fungsi – fungsi yang dibutuhkannya saja atau menambah fungsi – fungsi lainnya, jika membutuhkannya sewktu – waktu tanpa harus menginstall ulang
  • Lebih aman dalam mengendalikan laju informasi
  • Didesain agar kompatibel dengan system operasi terdahulu seperti MS. DOS, IBM OS/2

Selasa, 22 Agustus 2017

Soal TLJ (Teknologi Layanan Jaringan)

SOAL :
1.       Jelaskan perbedaan standard OSI dengan TCP/IP
2.       Jelaskan penggunaan protocol dalam standard komunikasi berikut : HTTP, SMTP,POP3
3.       Jelaskan perbedaan fungsi TCP dan UDP
4.       Berikan contoh perangkat yang termasuk kedalam OSI layer
5.       Jelaskan apa yang dimaksud dengan frame relay, Ethernet, dan PPP!



Jawaban
1.       Perbedaan OSI Layer dan TCP IP/ :
-          OSI Layer memiliki 7 layer sedangkan TCP/IP memiliki 4 layer
-          3 layer teratas pada OSI layer yaitu application, presentation,dan session layer sedangkan TCP/IP direpresentasikan ke dalam satu lapisan yaitu layer Application.
-          Layer Network Access pada TCP/IP menggabungkan fungsi dari layer datalink dan physical layer
-          TCP/IP layer merupakan “Protokol Spesific” sedangkan OSI layer adalah “Protocol Independent”.
-          TCP/IP lebih sederhana dengan 4 layer
-          TCP/IP mengkombinasikan data link dan physical layer OSI ke dalam OSI layer.
2.       Hypertext Transfer Protocol (HTTP) adalah sebuah protokol jaringan lapisan aplikasi yang digunakan untuk sistem informasi terdistribusi, kolaboratif, dan menggunakan hipermedia. Penggunaannya banyak pada pengambilan sumber daya yang saling terhubung dengan tautan, yang disebut dengan dokumen hiperteks, yang kemudian membentuk World Wide Web pada tahun 1990 oleh fisikawan Inggris, Tim Berners-Lee. Hingga kini, ada dua versi mayor dari protokol HTTP, yakni HTTP/1.0 yang menggunakan koneksi terpisah untuk setiap dokumen, dan HTTP/1.1 yang dapat menggunakan koneksi yang sama untuk melakukan transaksi. Dengan demikian, HTTP/1.1 bisa lebih cepat karena memang tidak perlu membuang waktu untuk pembuatan koneksi berulang-ulang.

Simple Mail Transfer Protocol atau SMTP digunakan untuk berkomunikasi dengan server guna mengirimkan email dari lokal email ke server, sebelum akhirnya dikirimkan ke server email penerima. Proses ini dikontrol dengan Mail Transfer Agent (MTA) yang ada dalam server email Anda.

POP3 (Post Office Protocol 3) adalah versi terbaru dari protokol standar untuk menerima email. POP3 merupakan protokol client/server dimana email dikirimkan dari server ke email lokal. Digunakan untuk berkomunikasi dengan email server dan mengunduh semua email ke email lokal (seperti Outlook, Thunderbird, Windows Mail, Mac Mail, dan sebagainya), tanpa menyimpan salinannya di server. Biasanya, dalam aplikasi email terdapat pilihan untuk tetap menyimpan salinan email yang diunduh pada server atau tidak.
Port POP3 Default :
-          Port 110 – Port tanpa dienkripsi
-          Port 995 – Port SSL/TLS, nama lainnya POP3S
3.       Ada banyak hal yang bisa dijadikan penilaian utama, salah satunya adalah keunggulan. Mengapa TCP bisa diandalkan? Karena dapat mengirim pesan sekali lagi ketika sambungan terputus tiba-tiba, namun tanpa membuat proses transfer data “corrupt”. Pengiriman data dalam jumlah besar dilakukan secara urut atau satu per satu dengan resiko kesalahan minim. TCP berorientasi pada sambungan sehingga harus ada sesi koneksi terlebih dahulu.
4.       Layer 1 :
-          -  Kartu jaingan
-    Multiplexer
- HUB (Passive and Active)
-  TDR
- Oscilloscope
-  Amplifier
- Repeater

Layer 2:
- Bridge
- Wifi Card
- Switch
- ISDN Router
- Intelligent HUB
- NIC (Network Interface Card)
- Advanced Cable Tester

Layer 3:
-          Router
-          Switch layer 3
Layer 4 :
-          Router yang memiliki fungsi tambahan sebagai firewall.

5.       Frame relay adalah cara mengirimkan informasi melalui wide area network (WAN) yang membagi informasi menjadi frame atau paket. Masing-masing frame mempunyai alamat yang digunakan oleh jaringan untuk menentukan tujuan. Frame-frame akan melewati switch dalam jaringan frame relay dan dikirimkan melalui “virtual circuit” sampai tujuan.
Ethernet
Ethernet merupakan jenis perkabelan dan pemrosesan sinyal untuk data jaringan komputer yang dikembangkan oleh Robert Metcalfe dan David Boggs di Xerox Palo Alto Research Center (PARC) pada tahun 1972.
Ethernet merupakan sebuah teknologi yang sudah dikenal oleh masyarakat luas sebagai interface yang digunakan untuk konektivitas perangkat komputer maupun laptop, hampir di setiap jaringan LAN (Local Area Network) di seluruh dunia.



Network - Point-to-Point Protocol (sering disingkat menjadi PPP) adalah sebuah protokol enkapsulasi paket jaringan yang banyak digunakan pada wide area network (WAN). Protokol ini merupakan standar industri yang berjalan pada lapisan data-link (layer 2)  dan dikembangkan pada awal tahun 1990-an sebagai respons terhadap masalah-masalah yang terjadi pada protokol Serial Line Internet Protocol (SLIP), yang hanya mendukung pengalamatan IP statis kepada para kliennya. Dibandingkan dengan pendahulunya (SLIP), PPP jauh lebih baik, mengingat kerja protokol ini lebih cepat, menawarkan koreksi kesalahan, dan negosiasi sesi secara dinamis tanpa adanya intervensi dari pengguna. Selain itu, protokol ini juga mendukung banyak protokol-protokol jaringan secara simultan.



DAFTAR PUSTAKA :

http://dede-note.blogspot.co.id/2013/09/osi-layer-dan-perangkat-jaringan.html

Kamis, 10 Agustus 2017

Pengertian Switching


A. Pengertian Switching




Switching adalah sistem elektronik yang dapat dipakai untuk menghubungkan jalur komunikasi.Jaringan switching adalah jaringan yang mengalokasikan sebuahsirkuit yang dedicated diantara nodes dan terminal untuk digunakan pengguna untuk berkomunikasi. Sirkuit yang dedicated tidak dapat digunakan oleh penelepon lain sampai sirkuit itu dilepaskan, dan koneksi baru bisa disusun. Bahkan jika tidak ada komunikasi berlangsung pada sebuah sirkuit yang dedicated, kanal tersebut tetap tidak dapat digunakan oleh pengguna lain. Kanal yang dapat dipakai untuk hubungan telepon baru disebut sebagai kanal yang idle.
Sebuah metoda untuk membangun, memonitor perkembangan, dan menutup sebuah koneksi adalah dengan memanfaatkan sebuah kanal terpisah untuk keperluan pengontrolan, misalnya untuk links antar telephone exchangesyang menggunakan CCS7 untuk komunikasi call setup dan informasi kontrol dan menggunakan TDM untuk transportasi data di sirkuit tersebut.


B. Jenis Switching


1. Circuit Switching

Circuit switching merupakan metodologi penerapan jaringan telekomunikasi di mana dua node jaringan membentuk suatu saluran komunikasi khusus (sirkuit) melalui jaringan sebelum node dapat berkomunikasi. Rangkaian menjamin bandwidth penuh dari saluran dan tetap terhubung selama sesi komunikasi. Fungsi sirkuit seolah-olah node secara fisik terhubung sebagai dengan sebuah rangkaian listrik.
Contoh mendefinisikan jaringan circuit-switched adalah jaringan telepon analog awal. Ketika panggilan dilakukan dari satu telepon ke yang lain, switch dalam pertukaran telepon membuat sirkuit kawat terus menerus antara kedua telepon, selama panggilan berlangsung.
Circuit switching berbeda dengan packet switching yang membagi data yang akan ditransmisikan menjadi paket-paket ditransmisikan melalui jaringan secara mandiri. Packet switching yang saham bandwidth jaringan yang tersedia antara sesi komunikasi.
Dalam circuit switching, penundaan bit konstan saat sambungan berlangsung, karena bertentangan dengan packet switching, di mana antrian paket dapat menyebabkan berbagai penundaan paket transfer. Setiap sirkuit tidak dapat digunakan oleh penelepon lain sampai sirkuit dilepaskan dan koneksi baru sudah diatur. Bahkan jika tidak ada komunikasi yang sebenarnya mulai terjadi, saluran tersebut tetap tersedia untuk pengguna lain. Saluran yang tersedia untuk panggilan baru dikatakan menganggur.
Virtual sirkuit switching adalah teknologi packet switching yang mengemulasi circuit switching, dalam arti bahwa sambungan dibuat sebelum paket yang ditransfer, dan paket yang dikirimkan secara berurutan.


2. Packet Switching

Packet switching adalah jaringan metode komunikasi digital yang kelompok semua data yang ditransmisikan – terlepas dari konten, tipe struktur, atau – menjadi blok-blok berukuran yang sesuai, yang disebut paket. Packet switching fitur pengiriman variabel-bit-rate data stream (urutan paket) melalui jaringan bersama. Ketika melintasi adapter jaringan, switch, router dan node jaringan lainnya, paket buffer dan antri, mengakibatkan penundaan variabel dan throughput tergantung pada beban lalu lintas dalam jaringan.
Packet switching yang berbeda dengan paradigma lain jaringan utama, rangkaian switching, sebuah metode yang menyiapkan sejumlah koneksi dedicated dari bit rate konstan dan penundaan konstan antara node untuk penggunaan eksklusif selama sesi komunikasi. Dalam hal biaya lalu lintas (sebagai lawan flat rate), misalnya dalam layanan komunikasi selular, switching sirkuit ini ditandai dengan biaya per satuan waktu dari waktu koneksi, bahkan ketika ada data yang ditransfer, sedangkan packet switching dicirikan dengan biaya per unit informasi.
Dua mode paket switching yang utama ada; (1) packet switching connectionless, juga dikenal sebagai datagram switching, dan (2) beralih berorientasi koneksi paket, juga dikenal sebagai switching sirkuit virtual. Dalam kasus pertama masing-masing paket mencakup informasi pengalamatan atau routing yang lengkap. Paket-paket yang diarahkan secara individual, sehingga menyebabkan berbagai jalan yang berbeda dan out-of-order pengiriman. Dalam kasus kedua koneksi didefinisikan dan preallocated di setiap node yang terlibat selama fase koneksi sebelum semua paket ditransfer. Paket termasuk pengenal koneksi ketimbang informasi alamat, dan disampaikan dalam rangka. Lihat di bawah.

7 Osi Layer

PENGERTIAN 7 OSI LAYER


Dahulu ketika OSI belum digunakan, perangkat komunikasi yang berasal dari vendor berbeda tidak dapat saling berkomunikasi. Alat komunikasi yang diciptakan oleh IBM tidak dapat berkomunikasi dengan vendor lain. Sehingga dibentuklah standard OSI.





Pengertian OSI Layer

OSI adalah standar komunikasi yang diterapkan di dalam jaringan komputer. Standar itulah yang menyebabkan seluruh alat komunikasi dapat saling berkomunikasi melalui jaringan. Model referensi OSI (Open System Interconnection) menggambarkan bagaimana informasi dari suatu software aplikasi di sebuah komputer berpindah melewati sebuah media jaringan ke suatu software aplikasi di komputer lain. Model referensi OSI secara konseptual terbagi ke dalam 7 lapisan dimana masing-masing lapisan memiliki fungsi jaringan yang spesifik. Model Open Systems Interconnection (OSI) diciptakan oleh International Organization for Standardization (ISO) yang menyediakan kerangka logika terstruktur bagaimana proses komunikasi data berinteraksi melalui jaringan. Standard ini dikembangkan untuk industri komputer agar komputer dapat berkomunikasi pada jaringan yang berbeda secara efisien.

Terdapat 7 layer pada model OSI. Setiap layer bertanggungjawab secara khusus pada proses komunikasi data. Misalnya, satu layer bertanggungjawab untuk membentuk koneksi antar perangkat, sementara layer lainnya bertanggungjawab untuk mengoreksi terjadinya “error” selama proses transfer data berlangsung.





Model Layer OSI dibagi dalam dua group: “upper layer” dan “lower layer”. “Upper layer” fokus pada applikasi pengguna dan bagaimana file direpresentasikan di komputer. Untuk Network Engineer, bagian utama yang menjadi perhatiannya adalah pada “lower layer”. Lower layer adalah intisari komunikasi data melalui jaringan aktual.

Tujuan utama penggunaan model OSI adalah untuk membantu desainer jaringan memahami fungsi dari tiap-tiap layer yang berhubungan dengan aliran komunikasi data. Termasuk jenis-jenis protokol jaringan dan metode transmisi.

Fungsi  7 Layer OSI, berikut adalah nama-nama layer tersebut :

7. Aplication Layer :
Lapisan ke-7 ini menjelaskan spesifikasi untuk lingkup dimana aplikasi jaringan berkomunikasi dg layanan jaringan. Menyediakan jasa untuk aplikasi pengguna. Layer ini bertanggungjawab atas pertukaran informasi antara program komputer, seperti program e-mail, dan service lain yang jalan di jaringan, seperti server printer atau aplikasi komputer lainnya. Berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan.
Protokol yang berada dalam lapisan ini :
1. HTTP (Hyper Text Transfer Protocol )
Protokol yang dipergunakan untuk mentransfer dokumen dan web dalam sebuah web browser, melalui www. HTTP juga merupakan protokol yang meminta dan menjawab antar klien dan server.
2. FTP (File Transfer Protokol)
Protokol internet yang berjalam dalam layer aplikasi yang merupakan standar untuk mentransfer file komputer antar mesin-mesin dalam sebuat jaringan internet.
3. NFS (Network File system)
Jaringan protokol yang memungkinkan pengguna di klien komputer untuk menngakses file melalui jaringan dengan cara yang sama dengan bagaiman penyimpanan lokal yang diaksesnya.
4. DNS (Domain Name System)
Protokol yang digunakkan untuk memberikan suatu nama domain pada sebuah alamat IP agar lebih mudah diingat.
5. POP3 (Post Office Protocol)
Protokol yang digunakan untuk mengambil mail dari suatu mail transfer agent yang akhirnya mail tersebut akan di dowbload kedalam jaringan local.
6. MIME (Multipurpose Internet Mail Exension)
Protokol yang digunakan untuk mengirim file binary dalam bentuk teks.
7. SMB (Server Messange Block)
Protokol yang digunakan untuk mentransfer server-server file ke DOS dan Windows.
8. NNTP (Network News Transfer Protocol)
Protokol yang digunakan untuk menerima dan mengirim newsgroup.
9. DHCP (Dynamic Configuration Protocol)
Layanan yang memberikan no IP kepada komputer yang meminta nya secara otomatis.

6. Presentation Layer :
Lapisan ke-6 ini berfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan.
Protokol yang berada dalam level ini :
1. TELNET
Protokol yang digunakan untuk akses remote masuk ke suatu host, data berjalan secara lain teks.
2. SMTP (Simple Mail Transfer Protocol)
Salah satu protokol yang biasa digunakan dalam pengiriman e-mail di internet atau untuk mengirimkan data dari komputer pengirim e-mail ke server e-mail penerima.
3. SNMP (Simple Network Management Protocol)
Protokol yang digunakan dalam suatu manajemen jaringan.

5. Session layer:
Lapisan ke-5 ini berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan. Selain itu, di level ini juga dilakukan resolusi nama.
Protokol yang berada dalam lapisan ini :
1. NETBIOS
Berfungsi sebagai penyiaran pesan maksud nya memungkinkan user mengirim pesan tunggal secara serempak ke komputer lain yang terkoneksi.
2. NETBEUI (NETBIOS Extended User Interface)
Berfungsi sama dengat NETBIOS hanya sedikit di kembangkan lagi dengan menambahkan fungsi yang memungkinkan bekerja dengan beragam perangkat keras dan perangkat lunak.
3. ADSP (AppleTalk Data Stream Protocol)
Berfungsi protokol ini memantau aliran datadiantara dua komputer dan untuk memeriksa aliran data tersebut tidak terputus.
4. PAP (Printer Access Protocol)
Berfungsi printer Postscript untuk akses pada jaringan AppleTalk dan untuk mengendalikan bagaimana pola komunikasi antar node.
5. SPDU (Session Protokol Data unit)
Berfungsi mendukung hubungan antara dua session service user.
6. RCP

4. Transport Layer
Transport layer merupakan pusat dari mode OSI. Sesuai dengan namanya tugas dari transport layer yaitu sebagai pengantar yang transfer yang reliable dan transparan antara kedua titik akhir, layer ini juga menyediakan multiplexing, kendali aliran dan pemeriksaan error serta memperbaikinya.Selain itu berfungsi juga untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima. Selain itu, pada level ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement), dan mentransmisikan ulang terhadp paket-paket yang hilang di tengah jalan.
Protokol yang berada dalam lapisan ini :
1. TCP (Trasmission Control Protocol)
Protokol yang menyediakan layanan penuh lapisan transport untuk aplikasi.
2. UDP (User Datagram Protocol)
Protokol connectionless dan proses-to-procces yang hanya menambahkan alamat port, cheksum error control dan panjang informasi data pada layer di atasnya

3. Network Layer
Fungsi Utama dari layer network yaitu menyediakan fungsi routing sehingga paket dapat dikirim keluar dari segment network lokal ke suatu tujuan yang berada pada suatu network lain. Selain itu fungsi lain dari network layer adalah mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat header untuk paket-paket, dan kemudian melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan router dan switch layer-3.
Protokol yang berada dalam lapisan ini :
1. IP (Internetworking Protocol)
Mekanisme transmisi yang digunakan untuk menstransportasikan data dalam-dalam paket yang disebut datagram.
2. ARP (Address Resulotion Protocol)
Protokol yang digunakan untuk mengetahui alamat IP berdasarkan alamat fisik dari sebuah komputer.
3. RARP (Reverse Address Resulotion Protocol)
Protokol yang digunakan untuk mengetahui alamat fisik melalui IP komputer.
4. ICMP (Internet Control Message Protocol)
Mekanisme yang digunakan oleh sejumlah host untuk mengirim notifikasi datagram yang mengalami masalah pada hostnya.
5. IGMP (Internet Group Message Protocol)
Protokol yang digunakan untuk memberi fasilitas message yang simultan kepada group penerima.

2. Data-Link Layer
Data-Link Layer merupakan salah satu layer yang memiliki peran yang penting karena layer ini memiliki fungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame. Selain itu, pada level ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan perangkat keras (seperti halnya Media Access Control Address (MAC Address)), dan menetukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti hub, bridge, repeater, dan switch layer 2 beroperasi. Spesifikasi IEEE 802, membagi level ini menjadi dua level anak, yaitu lapisan Logical Link Control (LLC) dan lapisan Media Access Control (MAC).
Protokol yang berada dalam lapisan ini :
1. PPP (Point to Point Protocol)
Protokol yang digunakan untuk point to point pada suatu jaringan.
2. SLIP (Serial Line Internet Protocol)
Protokol yang digunakan untuk menyambung serial.

1. Physical Layer
Layer pertama pada OSI adalah Physical Layer, namun posisinya terletak pada urutan paling bawah. Physical layer merupakan lapisan yang berhubungan dengan fisik. Layer physical ini berhubungan erat dengan fungsi persinyalan, dan merupakan layer yang paling dekat dengan hardware alias perangkat keras jaringan secara fisik.
Physical Layer berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, sebagai metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (Ethernet atau Token Ring), topologi jaringan dan pengabelan. Selain itu, level ini juga mendefinisikan bagaimana Network Interface Card (NIC) dapat berinteraksi dengan media kabel atau radio.


Sekian dari postingan tentang OSI LAYER. Semoga bermanfaat bagi pembaca.....

Limit Bandwidth menggunakan Queue Tree pada Mikrotik

Telah kita ketahui untuk perangkat mikrotik memiliki 2 fitur limiter yang fungsional yaitu simple queues dan queues tree. Mikrotik yang me...